1.20.2019

Di depan pintu stasiun

Menit demi menit roda motornya menggilas jalanan ibu kota, menit-menit yang kami berdua kutuki diam-diam karena membawa kami semakin dekat dengan waktu untuk kembali berpisah, pasrah mempersilakan jarak untuk kembali ada di tengah-tengah.

1.13.2019

Terima kasih sudah mengajak saya

Terima kasih sudah mengajak saya untuk masuk melihat dunia kamu.

Sekarang saya tahu gimana kening kamu berkerut menatap layar komputer saking fokusnya, ketika kamu lupa akan sekitar demi hasil video yang memuaskan, dan gimana usahamu meracik puluhan video untuk dikemas jadi satu.

1.04.2019

Hours Away

So this is it... the day that I wish wouldn’t have to come, now is just hours away. 

Barusan habis ketemu Fikri, makan malam, menunya ketoprak pinggir jalan di dekat SMA dulu. Ngobrol-ngobrol kayak biasanya, ketawa-tawa kayak biasanya. Padahal kemarin gue sudah menyusun apa-apa aja yang mau gue bicarakan sama dia, tapi seperti biasanya kalau sudah ketemu dia, buyar semua. Mungkin karena terbawa suasana juga, gue jadi lupa, lupa kalau besok gue harus pindah dari kota ini. Mungkin di situ gue lupa kalau nantinya akan ada kilometer yang berdiri di tengah-tengah. Atau mungkin gue sengaja lupa supaya gue ngga perlu ingat kalau besok gue pindahan.