Pernahkah terpikir olehmu betapa sialnya menjadi kita berdua? Dua entitas yang ada hanya untuk ada, bukan untuk melengkapi satu sama lain.
Seperti dua kereta yang berjalan di atas rel yang bersisian, bersamaan tapi tak pernah bersinggungan. Hanya saling memberi lampu sinyal, berteriak dalam diam bahwa masing-masing ini ada. Tahu jika kau ada, dan aku ada hanya dari kilasan bayang yang tercipta ketika kita melintas.