"Try to appreciate every small gesture, every little thing they do for you. It maybe small to you, but they could probably put a lot of thoughts into it."
- it feels nice to be appreciated once in a while, just saying.
Ada kalanya penyair paling mutakhir sekalipun hanya bisa menghela napas panjang. Penulis paling jujur sekalipun akan kehilangan aksara untuk berbicara. Bahkan musisi paling piawai ricuh mencari-cari melodi yang tak kunjung ia temui.
"Tuhan jinakkan angin malam ini, buat awan-awan menyingkir sejenak, jadikan malam setenang hati yg tertidur pulas. Berikan pula bintang-bintang yg banyak untuk menemaninya dari balik jendela. Tuhan jagalah dia hari ini, esok, hingga raganya kembali kesini. Aamiin."
Waktu yang malas untuk memelan dan aku yang dibuatnya terus kalang-kabut. Terengah-engah menyamai temponya yang makin cepat. Ah, memang akunya saja yang lambat. Nanti tahu-tahu sudah harus berpisah tempat, lantas aku yang masih tak tahu caranya berteman dengan jarak.
Sebelum memulai postingan ini, alangkah baiknya kita semua berpikiran terbuka yah. Postingan ini adalah ruang bebas untuk beropini, dan itulah yang akan gue lakukan, beropini. Seperti opini pada umumnya, pasti ada yang setuju dan ada juga yang engga. Maka dari itu gue meminta kita untuk berpikiran terbuka.
Mungkin pertemuan kita memang harus berakhir cepat
Interaksi yang singkat
Tanpa ada cerita yang bisa beranak-pinak
Yang tidak pernah bertemu namun saling tatap
Hanya bisa terus menebak-nebak
Yang masing-masing tak pernah banyak berharap
Mungkin aku yang terlalu berharap dan kau yang hanya sekedar lewat
22nd September 2018
9.15.2018
"Sebut aja terus dalam doa, bentuk lu perjuangin dia."
- Junita Sari
9.13.2018
"Why do we talk bad things about each other when we can do so many other important things? Like, I don't know, saving the planet perhaps? Or do laundry and help your mother clean the dishes?"
- at least you put yourself for the actual useful things.